Kamis, 12 Maret 2009

Tanya Jawab Seputar BI - SSSS (7)

VII. FASILITAS CERUKAN UNTUK SURAT BERHARGA, PEMINJAMAN SURAT BERHARGA DAN TRANSAKSI BACK-TO-BACK
A. Apakah posisi rekening surat berharga bersaldo debet dimungkinkan terjadi padaSSS?Perpindahan surat berharga hanya terjadi jika perpindahan tersebut mengakibatkan rekening surat berharga pihak penjual menjadi sekurang-kurangnya bersaldo nihil. Jika sepanjang jam operasional BI-SSSS, transaksi penjualan peserta (yaitu transaksi debet) melampaui saldo awal ditambah transaksi pembelian (yaitu transaksi kredit) maka transaksi penjualan yang akan mengakibatkan saldo debet dimasukan dalam antrian sistem BI-SSSS (pending status). Jika transaksi yang akan mengakibatkan saldo debet tersebut tidak dapat diselesaikan sampai dengan akhir hari maka transaksi tersebut akan dibatalkan.
1. Dalam kondisi yang bagaimana saldodebet dapat terjadi?
Saldo debet tidak dapat terjadi pada sistemBI-SSSS.
(a) Apakah kondisi-kondisi tersebut diatasselalu mengakibatkan saldo debet padarekening surat berharga selain darikegagalan transaksi? Jika tidak,jelaskan dasar dari perbedaanperlakuan oleh sistem BI-SSSS.Tidak relevan.
(b) Apakah situasi-situasi tersebut diatasdicakup secara eksplisit oleh aturandan prosedur dari SSS?
Tidak relevan.
2. Berapa lama saldo debet seperti dimaksuddapat berlangsung? Berapa lama saldodebet tersebut pada umumnya terjadi?
Tidak relevan.
3. Bagaimana cara mencegah, mengatasi ataumengendalikan terjadinya saldo debetpada rekening surat berharga?
Tidak relevan
4. Prosedur-prosedur apa yang harus dilalui oleh SSS dalam hal saldo debet tidak dapat diatasi? (misalnya: kegagalan penyelesaian transaksi oleh peserta peserta pencatatan secara scripless yang memiliki saldo debet pada rekening surat berharga atau tidak tersedianya surat-surat berharga di pasar).
Situasi tersebut tidak akan pernah terjadi.
(a) Penerapan cadangan-cadangan pembagiankerugian yang mengalokasikankerugian pada peserta-peserta BI-SSSS?
Tidak relevan.
(b) Penyerapan kerugian oleh SSS?
Tidak relevan.
(c) lainnya? Uraikan
Tidak relevan.
B. Dalam keadaan bagaimana SSS akan memberikanpinjaman surat berharga untukmenjamin setelmen?
BI-SSSS tidak memberikan pinjaman suratberharga untuk menjamin setelmen.
1. Apakah proses peminjaman surat berharga berlangsung secara otomatis? Jika tidak,jelaskan prosedur yang digunakan oleh SSS untuk melakukan peminjaman surat berharga.?
Tidak relevan.
2. Kapan peserta pencatatan secara scripless diberitahu bahwa surat-surat berharga yang sedang dipinjamkan kepada mereka adalah dalam rangka menyelesaikan transaksi mereka?
Tidak relevan.
3. Surat berharga yang bagaimana pada SSSyang memenuhi syarat untuk dipinjamkan?Apakah peserta pencatatan secara scriplessmemiliki pilihan untuk menyediakan suratberharga untuk dipinjamkan atau apakahhal itu merupakan keharusan?
Tidak relevan.
4. Apakah surat-surat berharga yangdipinjamkan diidentifikasi oleh SSS sebagaipinjaman dari peserta pencatatan secarascripless tertentu atau hanya merupakankumpulan surat berharga yang tersediauntuk dipinjamkan? Apakah pesertapencatatan secara scripless yang suratberharganya dipinjam menjadi pemilik suatu transaksi?
Tidak relevan.
C. Bagaimana SSS menyelesaikan transaksi back to back?
Tidak terdapat perlakuan khusus untuk transaksi back-to-back. Transaksi back-to-back disetel dengan cara yang sama dengan transaksi lain. Instruksi pembelian dan penjualan untuk transaksi back-to-back diperlakukan sebagai dua transaksi yang terpisah. Dimungkinkan bagi peserta untuk menjual kembali surat berharga pada hari yang sama dengan penyerahan surat berharga tersebut. Jika transaksi back-to-back tidak setel pada akhir hari, setelmen transaksi tersebut akan dibatalkan secara otomatis oleh sistem.
1. Dalam kondisi bagaimana instruksi penyerahanoleh peserta yang menerima danmeneruskan kembali surat-surat berhargauntuk transaksi back-to-back pada hariyang sama dapat diselesaikan pada tanggalvaluta yang sama?
Instruksi penyerahan surat berharga akan disetel pada tanggal valuta yang sama sepanjang penerimaan dan penyerahan kembali surat berharga tersebut dapat diselesaikan pada jam operasional BI-SSSS.
(a) Apakah hanya jika peserta pencatatan secara scripless memiliki saldo surat-surat berharga pada SSS yang telah diterima sebelum perpindahan surat berharga pada akhir hari?
Tidak relevan.
(b) Apakah hanya jika peserta pencatatan secara scripless memiliki saldo suratsuratberharga pada SSS yang telah diterima sebelum perpindahan sementara surat berharga sebelum akhir hari?
Ya.
(c) Apakah sebelum surat-surat berhargaditerima secara sementara atau secarafinal, tetapi sudah memiliki instruksiyang cocok dengan nilai surat berhargayang sama atau lebih besar. Apakahpraktek tersebut terbatas untuk pasardimana pencocokan bersifat mengikat?Tidak relevan.
(d) Apakah sebelum surat-surat berharga diterima secara sementara atau secara final, tetapi pihak ketiga telah berjanji untuk menyerahkan kepada SSS surat berharga dengan nilai yang sama atau lebih besar? Haruskah pihak pemberi garansi menerima surat-surat berharga melalui suatu pemindahan yang bersifat final? Jelaskan bagaimana SSSmenilai janji-janji tersebut, dan apakah mereka diatur oleh ketentuan dan prosedur tertulis dari SSS?
Tidak relevan.
(e) Lainnya? Uraikan.
Tidak relevan.
2. Jelaskan batasan dan peraturan-peraturanyang terkait dengan kegiatan tersebutdiatas untuk penyelesaian transaksi backto-back, termasuk batasan nilai suratberharga yang menjadi dasar transaksi.
Tidak relevan.
3. Dalam kondisi apa instruksi pembayaran dari peserta pencatatan secara scripless dalam SSS untuk transaksi back-to-back diselesaikan pada tanggal valuta yang sama? Dapatkah peserta pencatatan secara scripless menggunakan hasil surat berharga yang masih dalam penyerahan, tanpa adanya kebutuhan untuk penambahan kredit?
Instruksi pembayaran disetel pada tanggalvaluta yang sama sepanjang pembayaran setiap transaksi dapat disetel sepanjang jam operasional system BI-RTGS. Peserta tidak dapat menggunakan penerimaan dari surat berharga yang sedang dalam proses penyerahan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar