Rabu, 11 Maret 2009

Real Time Gross Settlement (Sistem BI-RTGS)


Pendahuluan


Penerapan Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (Sistem BI-RTGS) di Indonesia dimulai sejak tanggal 17 November 2000. Kehadiran sistem BI-RTGS di Indonesia sebagai sarana settlement (penyelesaian akhir transaksi pembayaran) sangat penting mengingat transaksi pembayaran perbankan bernilai besar merupakan mayoritas dari total transaksi pembayaran di Indonesia.

Apa Itu BI-RTGS?
Sistem BI-RTGS adalah suatu sistem transfer dana elektronik antar Peserta dalam mata uang rupiah yang penyelesaiannya dilakukan secara seketika per transaksi secara individual.


Siapa Penyelenggara Sistem BI-RTGS?
Sistem BI-RTGS diselenggarakan oleh Bank Indonesia.


Siapa Peserta Sistem BI-RTGS?
Peserta Sistem BI-RTGS terdiri dari seluruh bank dan Non bank, yang dibedakan menjadi Peserta Langsung dan Peserta Tidak Langsung. Peserta Langsung adalah peserta yang dapat melakukan transaksi RTGS secara langsung dengan menggunakan RTGS Terminal milik Peserta. Sedangkan Peserta Tidak Langsung dapat melakukan transaksi RTGS secara tidak langsung, yang pelaksanaannya dilakukan oleh Bank Indonesia dengan menggunakan RTGS Terminal milik Bank Indonesia.


Bagaimana Proses Sistem BI-RTGS Dan Kapan RTGS Diperlukan?
Secara umum mekanisme/proses transfer dana antar Peserta BI-RTGS sebagai berikut:


1. Nasabah pengirim memberi instruksi transfer kepada bank pengirim untuk melakukan transfer sejumlah dana ke Nasabah penerima di bank penerima.


2. Bank pengirim memproses transfer pada komputer RTGS Terminal (RT), selanjutnya ditransmisikan ke RTGS Central Computer (RCC) yang merupakan pusat komputer RTGS di Bank Indonesia.


3. Selanjutnya, jika pesan dari bank pengirim diterima RCC, maka RCC memproses transfer dana dengan mekanisme sebagai berikut :


a. Mengecek kecukupan saldo giro bank pengirim di Bank Indonesia. Jika saldo giro mencukupi untuk melakukan transfer, dilakukan pembukuan simultan dengan mendebit rekening giro bank pengirim dan mengkredit rekening giro bank penerima.
b. Jika saldo rekening giro bank pengirim tidak mencukupi, transfer tersebut ditempatkan dalam antrian (queue) sistem BI-RTGS.


4. Informasi transfer yang telah diselesaikan (settled) ditransmisikan secara otomatis oleh RCC ke RT bank pengirim dan RT bank penerima. Pada proses no. 3 dan no. 4, transaksi transfer RTGS pada LEVEL BANK telah selesai, rata-rata penyelesaian kurang dari 1 menit.


5. Bank penerima meneruskan perintah transfer dana yang diterima dari RCC, dengan cara mengkredit dana sesuai dengan yang dikirim oleh Nasabah pengirim. Kecepatan proses ini bergantung kondisi dan standar bank penerima (LEVEL NASABAH). RTGS diperlukan terutama bagi transfer dana yang penting atau bernilai besar, yang umumnya dana tersebut akan sesegera mungkin digunakan. Dari mekanisme di atas, tampak bahwa transfer dana RTGS dapat terhambat jika transaksi dalam antrian. Selain itu, hambatan bahkan retur/kegagalan transaksi dapat terjadi sehingga transaksi dikembalikan oleh bank penerima, jika data yang diinput oleh nasabah pada formulir transfer dana RTGS keliru, misalnya: nama dan nomor rekening tujuan transfer tidak cocok/salah.


Dari ilustrasi di atas nasabah diharapkan dapat memahami proses transaksi RTGS dan dapat memperkirakan kapan RTGS diperlukan.



Kapan Sistem BI-RTGS Dilaksanakan?
Bank Indonesia melaksanakan transaksi RTGS dengan penetapan jam pelayanan transfer RTGS
antar Peserta dalam periode waktu yang seragam untuk 3 Zona Waktu di Indonesia (untuk
kepentingan nasabah saat ini dibatasi mulai pk.06.30 - 16.30 WIB). Adapun jam pelayanan pada masing-masing bank bergantung kondisi dan standar bank masingmasing.


Kapan Hasil RTGS Dapat Diketahui?
Apabila Anda sebagai nasabah memberi instruksi kepada bank untuk melakukan transfer dana melalui Sistem BI-RTGS dalam jam pelayanan bank, maka ketentuan Bank Indonesia menjamin bahwa dana tersebut akan diterima oleh Nasabah penerima paling lambat pada hari itu juga. Sedangkan jika Anda memberi instruksi untuk melakukan transfer dana melalui Sistem BI-RTGS setelah jam pelayanan bank, maka paling lambat dana akan diterima oleh Nasabah penerima paling lambat pada hari kerja berikutnya.


Berapa Besarnya Biaya RTGS?
Bank Indonesia menetapkan biaya transaksi Sistem BI-RTGS yang seragam kepada seluruh Peserta Sistem BI-RTGS. Adapun biaya transaksi Sistem BI-RTGS yang dikenakan oleh bank kepada nasabahnya bergantung kondisi dan standar masing-masing bank. Bank Indonesia mewajibkan setiap bank mengumumkan tarif biaya Sistem BI-RTGS, baik yang dibebankan Bank Indonesia kepada bank, maupun bank kepada Nasabahnya di setiap kantor.


Bagaimana Standar Pengamanan RTGS ?

Bank Indonesia meminta auditor/pemeriksa Teknologi Informasi yang independen secara berkala untuk mengaudit seluruh aplikasi maupun network/jaringan yang digunakan dalam sistem BIRTGS, untuk meyakinkan bahwa Sistem BI-RTGS yang digunakan aman. Selain itu, Bank Indonesia memiliki sistem backup/cadangan di lokasi yang aman dengan prosedur penanggulangannya jika menghadapi kondisi darurat. Selanjutnya, terhadap peserta/bank juga diwajibkan agar memiliki sistem backup yang memadai. Secara periodik, seluruh peserta diwajibkan untuk melakukan uji-coba backup dan Rencana Penanggulangan Kondisi Darurat (DRP) untuk memastikan segala sesuatunya berjalan dengan baik. Bank Indonesia juga melakukan pengawasan kepada seluruh peserta/bank untuk memastikan persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Penyelenggara RTGS kepada peserta terkait dengan kegiatan operasional RTGS telah dipenuhi. Peserta diwajibkan pula melakukan pemeriksaan internal terhadap kegiatan operasional RTGS yang kemudian dilaporkan kepada Bank Indonesia.


Apa Manfaat Sistem BI-RTGS ?
1. Pengiriman transfer dana lebih aman, dengan jaminan keamanan sistem penyelenggaraan.
2. Pengiriman transfer dana lebih cepat dengan jaminan dapat diterima oleh nasabah penerima
pada hari yang sama.


Tips Bagi Anda Dalam Bertransaksi RTGS


1. Agar perintah transfer dana RTGS dapat diterima pada hari yang sama, sebaiknya Anda mendatangi bank pada jam pelayanan bank. Jika perintah transfer dana RTGS melalui internet banking atau sarana elektronik lainnya, teliti jam layanan bank atau tanyakan terlebih dahulu ke
call center bank.


2. Isilah formulir transfer dana RTGS dengan lengkap dan benar, karena kekeliruan dalam pengisian data dapat menyebabkan terlambatnya dana diterima oleh nasabah penerima.


3. Jika Anda melakukan transaksi di kantor bank, setelah Anda mengisi formulir aplikasi transfer RTGS dan menyetorkan uang tunai atau rekening simpanan Anda didebet, maka telitilah formulir aplikasi transfer, pastikan telah divalidasi bank, sehingga jelas bahwa perintah transfer RTGS Anda sedang diproses bank.


4. Jika perintah transfer RTGS Anda belum diterima pada hari yang sama atau keesokan harinya, mintalah informasi pada Call Center atau Customer Service bank di mana Anda melakukan perintah transfer. Sebagai informasi, ketentuan Bank Indonesia menjamin apabila transfer RTGS tidak diterima sesuai dengan standar layanan (hari yang sama atau keesokan harinya), maka penerima dana RTGS berhak mendapatkan kompensasi bunga/imbalan sesuai dengan jenis simpanannya pada bank yang bersangkutan.


(sumber dari bi.go.id)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar